LAYANAN DARURAT COVID-19
112
0811 1211 2112
0813 8837 6955

Beranda > Artikel > Kenalan dengan Vaksin-vaksin Covid-19, Yuk!

Kenalan dengan Vaksin-vaksin Covid-19, Yuk!

Mike Nafizahni

26 Maret 2021

Program vaksinasi untuk lansia dan petugas pelayanan publik di Jakarta masih berlangsung. Bagi kamu yang belum mendapat jadwal vaksinasi, jangan khawatir. Seluruh warga masyarakat yang memenuhi persyaratan akan mendapat vaksin, sesuai dengan tahapan yang sudah ditetapkan. Untuk menambah wawasan, yuk, ketahui tipe-tipe vaksin Covid-19 yang ada saat ini, termasuk yang digunakan untuk vaksinasi di Jakarta.

Vaksin Pfizer-BioNTech

Pfizer-BioNTech adalah vaksin pertama di dunia yang diberikan untuk masyarakat umum. Vaksin ini merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan bioteknologi asal Jerman, BioNTech, dengan perusahaan farmasi asal Amerika, Pfizer.  Pfizer-BioNTech merupakan vaksin tipe messenger RNA (mRNA) atau vaksin asam nuklea. Vaksin ini menggunakan materi genetik, yaitu protein spike dari Covid-19, yang dimanfaatkan untuk memberikan instruksi kepada sel tubuh kita agar membentuk antibodi.

Vaksin Pfizer-BioNTech memiliki efikasi sekitar 95% dan telah mengantongi izin penggunaan darurat dari World Health Organization (WHO). Pendistribusian dan penggunaan vaksin ini pertama kali dilakukan di Inggris, kemudian disusul Australia, Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi, Korea Selatan, Filipina, Singapura, dan Malaysia.

Tipe vaksin: mRNA

Dosis: 2 kali

Efikasi: 95%

Vaksin Moderna

Vaksin berikutnya yang ditemukan untuk memerangi Covid-19 adalah vaksin Moderna. Vaksin ini diproduksi perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna. Sama halnya dengan vaksin Pfizer-BioNTech, vaksin ini merupakan tipe messenger RNA (mRNA) yang menggunakan materi genetik untuk memberikan stimulus kepada sel tubuh kita agar membentuk antibodi.

Efikasi dari vaksin Moderna sekitar 95% dan telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari United State Food and Drug Administration (FDA). Pendistribusian dan penggunaan vaksin ini lebih banyak dilakukan di negara asalnya, Amerika Serikat. Negara lain yang menggunakan vaksin ini di antaranya Inggris, Israel, dan Singapura.

Tipe vaksin: mRNA

Dosis: 2 kali

Efikasi: 95%

Vaksin AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca atau Oxford-AstraZeneca merupakan vaksin yang diproduksi perusahaan biofarmasi asal Inggris bersama Universitas Oxford. Vaksin ini merupakan tipe vaksin viral vector yang memanfaatkan adenovirus simpanse (yang sudah dilemahkan sehingga tidak berbahaya), untuk mengantarkan protein spike dari Covid-19 ke dalam sel tubuh kita, sehingga memicu pembentukan antibodi.

Efikasi dari vaksin AstraZeneca berada di angka 70% secara keseluruhan. Setelah mengantongi izin penggunaan darurat dari World Health Organization (WHO), vaksin ini mulai didistribusikan dan digunakan di berbagai negara. Penggunaan paling banyak di benua Eropa, Afrika, serta Asia seperti Vietnam, India, Malaysia, Filipina, Taiwan, Korea Selatan, dan Indonesia.

Tipe vaksin: Viral vector

Dosis: 2 kali

Efikasi: 70%

Vaksin Janssen

Perusahaan farmasi ternama Johnson & Johnson asal Amerika Serikat ikut andil dalam pembuatan vaksin Covid-19. Melalui Janssen Vaccines yang bermarkas di Belanda,  vaksin Janssen diciptakan untuk membantu memerangi Covid-19. Perbedaan mencolok dari vaksin ini adalah dosis pemakaiannya yang hanya satu kali, berbeda dengan ketiga vaksin sebelumnya yang memerlukan dosis dua kali pakai dengan rentang waktu sekitar 28 hari.

Hampir mirip dengan vaksin AstraZeneca, vaksin Janssen merupakan tipe vaksin viral vector yang memanfaatkan adenovirus nonaktif untuk mengantarkan protein spike dari Covid-19 ke dalam sel tubuh kita, agar memicu pembentukan antibodi. Dalam percobaan klinis J&J, vaksin Janssen memiliki efikasi sebesar 66%. Sedangkan dalam percobaan di Amerika Serikat, efikasinya lebih tinggi, yakni mencapai 77%, bahkan sampai 100%, untuk menghindari gejala Covid-19 yang menimbulkan perawatan dan kematian. Setelah mendapatkan izin penggunaan darurat dari United State Food and Drug Administration (FDA), vaksin Janssen mulai didistribusikan dan digunakan di Amerika Serikat.

Tipe vaksin: Viral vector

Dosis: 1 kali

Efikasi: 66% hingga 100%

Vaksin Sputnik V

Sputnik V adalah vaksin asal Rusia yang dikembangkan Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology. Vaksin dengan nama lain Gam-COVID-Vac ini, merupakan tipe vaksin viral vector yang memanfaatkan adenovirus nonaktif untuk mengantarkan protein spike dari Covid-19 ke dalam sel tubuh kita, sehingga memicu pembentukan antibodi.

Efikasi vaksin Sputnik V dilaporkan mencapai sekitar 96,1%. Dengan begitu, pemerintah Rusia mengizinkan vaksin Sputnik V untuk didistribusikan dan digunakan di Rusia dan beberapa negara lain seperti Belarusia, Serbia, Argentina, Palestina, Arab Saudi, Iran, Tunisia, dan Armenia. Pada pertengahan Maret, vaksin ini juga diizinkan Philippines Food and Drug Administration (FDA) untuk menyasar negara-negara Asia seperti Filipina dan Vietnam.

Tipe vaksin: Viral vector

Dosis: 2 kali

Efikasi: 96,1%

Vaksin Sinovac

Sinovac merupakan vaksin yang diproduksi perusahaan biofarmasi Cina, Sinovac BioTech. Vaksin bernama lain CoronaVac ini, merupakan tipe vaksin whole virus yang memanfaatkan virus SARS-CoV-2 nonaktif. Virus tersebut sudah tidak dapat menginfeksi tubuh, namun dapat memicu pembentukan imun dalam tubuh kita.

Vaksin Sinovac memiliki berbagai angka efikasi dari beberapa negara yang telah melakukan uji coba. Dalam uji coba di Brazil, vaksin Sinovac memiliki efikasi sekitar 50,65%. Di Turki, efikasi vaksin Sinovac mencapai sekitar 91,25%. Sedangkan di Indonesia, efikasi vaksin Sinovac sekitar 65,3%.

Setelah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin Sinovac mulai digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia. Selain Indonesia, negara-negara lain yang sudah memesan vaksin Sinovac di antaranya Brasil, Chili, Turki, Singapura, Filipina, dan Malaysia.

Tipe vaksin: Whole virus (Virus SARS-CoV-2 nonaktif)

Dosis: 2 kali

Efikasi: 50,65% hingga 91,25%

Vaksin Novavax

Novavax merupakan vaksin yang dikembangkan perusahaan biofarmasi Novavax. Vaksin ini merupakan tipe vaksin berbasis protein, berisi spike protein Covid-19 khusus yang dibuat menggunakan teknologi milik perusahaan itu sendiri, sehingga dapat merangsang pembentukan antibodi di tubuh kita. Efikasi vaksin Novavax mencapai 89,3% pada percobaan ketiga di Inggris. Saat ini, Novavax masih menunggu izin penggunaan darurat dari United State Food and Drug Administration (FDA), sembari menggencarkan produksi untuk persiapan distribusi ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Tipe vaksin: Protein-based

Dosis: 2 kali

Efikasi: 89,3%

Vaksin CanSino

CanSino adalah vaksin hasil kolaborasi antara perusahaan vaksin Cina, CanSino Biologics, bersama ilmuwan militer Cina. Vaksin CanSino yang bernama dagang Convidecia, merupakan vaksin yang hanya memerlukan satu dosis penggunaan dengan tipe vaksin viral vector. Vaksin ini memanfaatkan adenovirus nonaktif untuk mengantarkan protein spike dari Covid-19 ke dalam sel tubuh kita, sehingga memicu pembentukan antibodi.

Efikasi dari vaksin CanSino mencapai 65,7% untuk mencegah gejala Covid-19, dan 90,98% dalam mencegah penyakit berat akibat Covid-19. Meski belum lama dibuat, vaksin CanSino telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Hungaria dan Meksiko. Saat ini, vaksin CanSino tengah merencanakan distribusinya ke Meksiko, Malaysia, dan Pakistan.

Tipe vaksin: Viral vector

Dosis: 1 kali

Efikasi: 65,7% hingga 90,98%

Lawan Covid-19 dengan Vaksin

Seluruh tipe vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi saat ini, telah lolos berbagai rangkaian uji klinis, sehingga dapat memerangi Covid-19. Jika tidak dapat membuktikan kemampuan tersebut, tentu vaksin tersebut tak akan lolos uji dan tidak bisa digunakan. Berbagai penelitian telah dilakukan para ahli untuk membuktikan efektivitas vaksin. Bahkan menurut CDC, berdasarkan data uji klinis yang diketahui, vaksin dapat mencegah penyakit berat yang ditimbulkan jika seseorang terinfeksi Covid-19. Dengan demikian, tentu dapat sangat membantu menekan jumlah keterisian tempat tidur rumah sakit dan mengurangi angka kematian akibat Covid-19.

Apakah kamu atau orang tuamu termasuk penerima vaksin tahap 2? Segera cek jadwal vaksinasi di aplikasi JAKI. Unduh JAKI di Play Store maupun App Store untuk memudahkan aktivitasmu selama pandemi.
Vaksinasi Covid-19

Bagikan :


Penulis

Mike Nafizahni

Menulis segala hal yang berkaitan dengan hiruk pikuk Ibu Kota. Pegiat dan penikmat karya sastra lulusan Universitas Negeri Jakarta. Saat ini menjadi bagian dari Jakarta Smart City sebagai tim Content Writer.

Artikel Terkait

https://smartcity.jakarta.go.id/blog/499/apa-yang-membuat-ksbb-beda

14 Mei 2020

Stigma COVID-19: Apa yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mengatasinya

11 Mei 2020

Sepuluh Hoaks Seputar Covid-19 yang Perlu Kamu Ketahui

11 September 2020

Teknologi Smart City Permudah Mitigasi di Tengah Pandemi

18 Februari 2021

Rapid Testing COVID-19: Bagaimana Cara Kerjanya?

31 Maret 2020