LAYANAN DARURAT COVID-19
112
0811 1211 2112
0813 8837 6955

Beranda > Artikel > Begini Langkah Daftar Vaksinasi Lewat JAKI

Begini Langkah Daftar Vaksinasi Lewat JAKI

Tiffany Aisyah Septiana

05 Mei 2021

Satu bulan sudah vaksinasi tahap 2 dilaksanakan di Jakarta. Sebanyak 568.335 dari 911.631 warga lanjut usia sudah menerima vaksin dosis 1, dan 416.922 lansia telah menerima vaksin dosis 2. Data ini diambil hingga 27 April 2021 melalui corona,jakarta.go.id. Vaksinasi tahap 2 terus dilakukan hingga mencapai seratus persen lansia di Jakarta mendapat vaksin Covid-19.

Apakah keluarga kamu yang sudah memasuki usia lanjut usia (lansia) sudah menerima vaksinasi? Jika belum, cek berkala jadwal vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Jakarta melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Atau, sudah cek jadwal ternyata belum terjadwal untuk melakukan vaksinasi? Kemungkinan kamu belum terdata di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta. Eits, tenang saja, sekarang penerima vaksinasi, khususnya lansia, bisa mendaftar secara mandiri untuk vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi JAKI. Yuk, simak ketentuan dan cara mendaftar vaksinasi Covid-19 melalui JAKI.

Ketentuan Pendaftaran Vaksinasi lewat JAKI

Jika ada lansia di keluargamu yang belum terdaftar untuk melakukan vaksinasi, kamu bisa mendaftarkan mereka secara mandiri lewat fitur pendaftaran vaksinasi di JAKI. Namun, ini hanya bisa dilakukan dengan beberapa ketentuan, di antaranya:

  1. Berumur 60 tahun ke atas;

  2. Domisili di Jakarta, bisa dilakukan bila belum  terdata di Disdukcapil;

  3. Dalam kondisi sehat sebagai penerima vaksinasi;

  4. Memiliki surat keterangan domisili Jakarta.

Cara Daftar Vaksinasi untuk Lansia

Jika kamu sudah memenuhi ketentuan tadi, kamu bisa langsung mengikuti langkah-langkah ini untuk mendaftar vaksinasi melalui JAKI. Pastikan kamu sudah mengunduh JAKI di Google Play Store atau App Store, ya.

  1. Buka aplikasi JAKI;

  2. Pilih Buat akun jika baru menggunakan JAKI, atau login jika sudah memiliki akun;

  3. Pada fitur Jakarta Tanggap Covid-19, pilih Vaksinasi;

  4. Kamu akan menemukan tampilan seperti ini. Lalu masukkan nomor NIK dan nama lengkap lansia untuk pengecekan jadwal vaksinasi. Pastikan nama dan nomor NIK kamu benar, ya. Setelah itu pilih Periksa.

  1. Jika muncul status “Belum Terdaftar”, jangan khawatir. Segera pilih Daftar Vaksinasi Covid-19. Jika kamu mendapat notifikasi “belum bisa mendaftar”, itu artinya kamu belum sesuai dengan usia yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi. Kamu bisa menunggu tahapan vaksinasi berikutnya. Namun jika berhasil, kamu akan menemukan formulir pendaftaran vaksinasi Covid-19 yang harus kamu lengkapi.

  2. Lengkapi formulir pendaftaran vaksinasi dengan mengisi informasi data diri seperti nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), alamat sesuai KTP, status pekerjaan, dan lainnya. Pada pilihan status pekerjaan, kamu bisa lengkapi jenis pekerjaan serta wilayah bekerja.

 

  1. Pada tahap selanjutnya, kamu harus memilih lokasi vaksinasi serta jadwal vaksinasi sesuai dengan fasilitas kesehatan yang masih menerima kuota vaksinasi. Untuk mempermudah mobilitas, kamu bisa memilih lokasi vaksinasi yang terdekat dari alamat domisilimu.  

 

Jika kuota vaksinasi di lokasi yang kamu pilih sudah penuh, kamu bisa mengganti lokasi vaksinasi sesuai dengan fasilitas kesehatan yang masih membuka kuota vaksinasi, ya.

 

  1. Setelah itu, tinjau kembali data yang kamu masukkan dan centang kotak checklist pernyataan setuju, lalu pilih kirim.

    

  1. Selesai!

Nah, setelah selesai dan formulir terkirim, kamu hanya perlu menunggu dan terus cek jadwal vaksinasi berkala melalui aplikasi JAKI. Jika sudah terjadwal, kamu akan mendapatkan status “Siap Vaksinasi” dan informasi berupa tanggal serta lokasi vaksinasi. Gimana? Lebih gampang kan daftar dan cek jadwal vaksinasi lewat JAKI? Tinggal duduk manis dan siap menerima vaksin. Dengan mengikuti vaksinasi Covid-19, kamu sudah ikut ambil bagian untuk membantu kita terbebas dari pandemi ini, lho!

Vaksinasi Covid-19

Bagikan :


Penulis

Tiffany Aisyah Septiana

Not a good writer, just a random writer.

Artikel Terkait

Apa Perbedaan PSBB Pertama dan PSBB Kedua?

23 September 2020

https://smartcity.jakarta.go.id/blog/499/apa-yang-membuat-ksbb-beda

14 Mei 2020

Tiga Program Bantuan Pemprov DKI Jakarta Selama Pandemi Covid-19

30 Agustus 2020

Jakarta Tarik Rem Darurat: Kenapa PSBB Dilaksanakan Kembali?

18 September 2020

Cara Membantu Tetangga yang Terdampak COVID-19

04 Mei 2020