LAYANAN DARURAT COVID-19
112
0813 8837 6955

Beranda > Artikel > Rangkuman Solusi untuk Kendala Pendaftaran Vaksinasi

Rangkuman Solusi untuk Kendala Pendaftaran Vaksinasi

Siti Sarah S.

29 November 2021

Sudah hampir satu tahun program vaksinasi Covid-19 berlangsung di Indonesia, termasuk di Jakarta. Berkat warga yang menyegerakan vaksinasi Covid-19 dan tetap menjaga protokol kesehatan, kini kasus Covid-19 berada di angka yang relatif rendah. Pada 28 November 2021, 83% warga ber-KTP DKI sudah divaksin dosis 1 dan 71% orang sudah divaksin dosis 2. Kasus aktif berada di angka 455 pasien, turun 1 pasien dari hari sebelumnya. 


Bagi kamu yang belum vaksinasi karena berbagai kendala, seperti baru sembuh dari Covid-19 dan kini kamu ingin mengikuti vaksinasi, pendaftaran vaksinasi Covid-19 di Jakarta lewat JAKI masih dibuka, lho! Kamu bisa klik banner Pendaftaran Vaksinasi di beranda JAKI untuk mendaftarkan diri. 


Dengan pendaftaran vaksinasi yang masih berlangsung, pertanyaan-pertanyaan terkait kendala pendaftaran vaksinasi pun masih berdatangan. Jangan khawatir, berikut adalah beberapa solusi terhadap kendala vaksinasi yang mungkin kamu temui.


Sudah Mendaftar, Tapi Belum Dapat Jadwal


Terkait pendaftaran vaksinasi, kamu perlu tahu bahwa kini pendaftar, baik pemegang KTP DKI maupun non DKI bisa mendaftar untuk divaksin hari itu juga. 


Namun, bagi kamu yang mengalami kendala ini, silakan email ke [email protected] dengan mencantumkan nama lengkap, NIK, dan foto KTP/KK (untuk kamu yang usia 12-17 tahun). Setelah itu kamu tinggal menunggu balasan dan mendapatkan jadwal sesuai keinginanmu.

Jadwal Ulang Vaksinasi, Karena Berhalangan Hadir

Kamu sudah mendaftarkan diri untuk vaksinasi di JAKI, namun ketika hari vaksinasi kamu tidak bisa datang karena alasan yang sangat penting dan tidak bisa ditinggalkan? Tak usah khawatir. Kamu dapat menunggu hingga H+1 setelah jadwal vaksinasimu sebelumnya dan mendaftar ulang melalui JAKI. Tetap ingat untuk memperhatikan jadwal pilihanmu dengan bijak, karena banyak orang lain yang mungkin benar-benar membutuhkan vaksinasi pada tanggal dan di lokasi pilihanmu. 

Sertifikat Vaksin Belum Muncul

Jika sertifikat vaksinasimu belum muncul, bisa jadi hal tersebut karena ada datamu yang tidak sesuai dengan data di PCare. Silakan lengkapi data yang ada di aplikasi PeduliLindungi, atau email ke [email protected] dengan menuliskan nama lengkap, NIK, tempat tanggal lahir, nomor handphone, detail permasalahan, foto kartu vaksin, dan foto selfie dengan KTP kamu, ya.


[Kolaborasi PCare, PeduliLindungi, dan JAKI untuk Percepatan Vaksinasi]


Daftar Ulang Vaksinasi Dosis 2 di JAKI atau Sesuai Kartu Vaksinasi?

Seusai divaksin, kamu akan mendapatkan kartu vaksinasi yang berisi datamu, seperti nama, dosis, dan jenis vaksin. Selain itu, terdapat pula informasi lokasi vaksinasi dosis 2. Sebelum kamu berangkat ke lokasi vaksinasi dosis 2, pastikan kembali apakah di lokasi vaksinasi yang tercantum di kartumu benar-benar terdapat kegiatan vaksinasi. Jika tidak, kamu sebaiknya daftar ulang melalui JAKI dengan lokasi dan jadwal yang tersedia. Untuk ketersediaan kuota dan jadwal vaksin, silakan cek di qrco.de/kuotavaksinjaki. Dengan daftar ulang di JAKI untuk dosis 2, kamu sudah memastikan slot vaksinasimu dan terhindar dari penuhnya kuota ketika datang ke lokasi vaksinasi dosis 2 yang kamu pilih. 

Vaksinasi untuk Anak-anak

Saat ini, vaksinasi buat anak-anak baru dibuka untuk usia 12 hingga 17 tahun. Sedangkan pendaftaran vaksinasi untuk usia 6-11 tahun masih menunggu keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta. Meski sudah ada izin penggunaan darurat vaksin Sinovac bagi anak-anak 6-11 tahun dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sudah direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Kementerian Kesehatan RI menyatakan dosis untuk 6-11 tahun belum mencukupi. Sehingga pemberian vaksinasi untuk rentang usia tersebut masih ditunda. Sambil menunggu vaksin untuk anak usia rentang 6-11 tahun tersedia, pendamping anak harus selalu waspada dan melindungi anak dengan melakukan edukasi protokol kesehatan dan memastikan anak mengikuti protokol kesehatan ketika keluar rumah. 


Persyaratan Terbaru Vaksinasi untuk KTP Non-DKI

Smartcitizen, pastinya kamu sudah tahu kan kalau vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah diperbolehkan untuk warga non-DKI? Yap, kamu yang ber-KTP non-DKI juga bisa daftar lewat JAKI. Ketika pendaftaranmu selesai dan kamu tiba di lokasi vaksinasi, kamu hanya perlu membawa KTP/fotokopi KK (untuk usia 12-17 tahun), kartu kendali, serta kartu vaksinasi untuk penyuntikan dosis 2 (jika kamu sudah divaksin dosis 1).

Kesalahan Data dalam Sertifikat Vaksinasi

Kesalahan bisa saja terjadi pada hari vaksinasi. Kamu atau petugas bisa jadi salah input data, sehingga data di sertifikat vaksinasi salah. Jika hal ini terjadi, lengkapi data yang ada di aplikasi PeduliLindungi, atau email ke [email protected] dengan menuliskan nama lengkap, NIK, tempat tanggal lahir, nomor handphone, detail permasalahan, foto kartu vaksin, dan foto selfie bersama KTP kamu.

Terdapat Tulisan “NIK Tidak Terdaftar”

Ketika seseorang mendaftarkan diri untuk vaksinasi, data seperti NIK, nama lengkap, dan lain-lain akan dimasukkan ke sistem PCare melalui Smart Checking. Jika terdapat tulisan “NIK Tidak Terdaftar”, bisa jadi data NIK-mu tidak sesuai dengan data yang ada di Pcare yang berasal dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pusat. 


Untuk mengatasi kendala ini, kamu bisa mengirim email ke [email protected] dengan mencantumkan nama lengkap, NIK, dan foto KTP/ KK.

Perbedaan Informasi Kuota

Pada hari kamu berencana mendaftar vaksinasi, kamu berkunjung ke situs corona.jakarta.go.id untuk melihat kuota vaksinasi di lokasi yang kamu inginkan. Setelah melihat masih tersedia kuota di lokasi tersebut, kamu dengan santai mendaftarkan diri di JAKI. Namun, kamu melihat ternyata di JAKI sudah tidak lagi menampilkan lokasi yang kamu inginkan. Bagaimana bisa? 

Smartcitizen, kamu perlu tahu bahwa kuota vaksinasi lewat JAKI selalu diperbarui setiap hari dan diperbarui jumlah kuotanya setiap 15 menit sekali. Ketika kuota baru ditambahkan, bisa jadi ramai orang mendaftarkan diri dan mengambil slot kuota tersebut, namun jumlah kuota vaksinasi belum diperbarui oleh sistem. Jika begitu, kamu harus mencoba lagi secara berkala untuk melihat kuota vaksinasi di lokasi yang diinginkan atau kamu bisa mengganti pilihan lokasimu. 

Jika sudah terdaftar, kamu harus ingat bahwa kuota pilihanmu juga dinanti banyak orang. Jadi, pastikan kamu datang sesuai jadwal di lokasi pilihanmu, ya.


Jangan Ragu, Daftar Vaksinasi di JAKI

Jika kamu menemukan kendala yang mengharuskanmu untuk mengirim data pribadi, pastikan kamu hanya mengirimkannya melalui alamat email resmi sebagai kanal yang telah ditentukan dan bukan melalui media sosial. Email yang kamu kirimkan ke kanal resmi tentunya akan terlindungi. 

Smartcitizen, dengan adanya solusi terhadap berbagai kendala di JAKI pastinya kamu tidak perlu ragu untuk mendaftar vaksinasi lewat JAKI. Kamu hanya perlu klik banner “Pendaftaran Vaksinasi Covid-19” di JAKI dan ikuti langkah-langkah selanjutnya. Mudah bukan? Yuk, unduh dan daftar vaksinasi lewat JAKI yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store

Vaksinasi Covid-19

Bagikan :


Penulis

Siti Sarah S.

A content writer for Jakarta Smart City who loves engaging in meaningful works that makes a good impact for society even in a simple and subtle way. She is also a linguistics enthusiast and an avid reader who loves prose and poetry. Say hi to her on Twitter and IG: @sarafizaa or email to [email protected]

Artikel Terkait

Tata Cara Menggunakan JakCLM

15 September 2021

Inilah Tahapan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

16 Maret 2021

Panggil Ambulans dengan Sekali Sentuhan Lewat JakAmbulans

18 Agustus 2021

Tangani Kasus Covid-19 di Jakarta dengan Testing, Tracing, dan Fencing

05 Agustus 2020

Membandingkan Tingkat Perlindungan Vaksin Primer dan Booster

04 Maret 2022