LAYANAN DARURAT COVID-19
112
0813 8837 6955

Beranda > Artikel > Tips Cegah Kluster Baru Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Tips Cegah Kluster Baru Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Syora Alya Eka Putri

27 Desember 2021

Siapa yang sudah enggak sabar berlibur akhir tahun? Seperti biasa, sebagian dari kita akan merayakan Natal dan berlanjut dengan malam pergantian tahun. Pada masa pandemi ini, tentu saja kita perlu waspada, agar tidak terinfeksi virus Corona selama libur Natal dan Tahun Baru. Terlebih lagi, varian baru Omicron sudah masuk ke Indonesia. Tentu saja kita perlu menyiapkan diri, supaya kasus Covid-19 tidak meningkat saat masa liburan ini. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan, untuk mencegah kluster baru selama liburan akhir tahun. Baca artikel ini sampai tuntas, ya!



Pastikan Sudah Divaksinasi

World Health Organization (WHO) menyerukan, agar kita melakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan dari bahaya infeksi Covid-19. Terlebih lagi, saat masa liburan, mobilitas masyarakat akan meningkat. Sebaiknya, kamu yang ingin beraktivitas di luar rumah, sudah mendapatkan vaksin dosis pertama maupun kedua. Upaya ini dapat mengurangi tingkat penyebaran virus Corona. Jadi, pastikan kerabat dan diri kalian sudah divaksinasi sebelum merayakan Natal dan Tahun Baru ya!


Menjaga Jarak dan Selalu Gunakan Masker

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk mencegah kluster baru adalah selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Selama masa liburan, tentu saja kamu beraktivitas di tengah banyak orang. Gunakanlah masker untuk mencegah penyebaran virus melalui droplet yang bisa masuk ke mulut atau hidungmu. Agar lebih maksimal, pastikan gunakan masker yang menutupi hidung dan mulut, serta tetap menjaga kebersihan tangan saat memakai atau membuka masker. Selain masker, kamu juga perlu menjaga jarak sejauh satu meter dengan orang lain, apalagi saat pertemuan pada perayaan Natal atau Tahun Baru. 


Mengurangi Mobilitas dan Batasi Jumlah Orang Saat Pertemuan

Selama masa pandemi, tentu saja kita perlu waspada jika ingin mengadakan pertemuan saat perayaan Natal atau Tahun Baru. Mungkin kita ingin menjadikan momentum ini untuk berkumpul dengan orang orang tersayang. Namun, bahaya penyebaran virus Corona tetap saja menghantui. Sebaiknya, apabila ingin mengadakan pertemuan, batasi jumlah orang yang datang. Kurangi mobilitas pula sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus melalui kontak fisik. Setelah terlibat dalam pertemuan, kamu juga perlu menjaga kesehatan, dengan tetap membersihkan tangan dan barang-barang dengan disinfektan. Jika sedang merasa tidak enak badan, sebaiknya kamu tidak perlu mengikuti pertemuan pada masa libur Natal atau Tahun Baru. 


Berkegiatan di Ruang Terbuka

Cara terakhir yang dianjurkan untuk mencegah kluster baru adalah melakukan pertemuan di ruang terbuka. Karena, penyebaran virus Corona berpindah lebih cepat di ruang tertutup dan berventilasi buruk. Oleh sebab itu, risiko penularan di ruang tertutup lebih besar dibandingkan ruang terbuka. Namun, pertemuan di ruang terbuka tetap saja perlu dibatasi, untuk menghindari kerumunan. 



Itu empat tips yang bisa kamu lakukan, agar tetap aman beraktivitas saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Upaya-upaya tersebut tidak dapat bekerja maksimal apabila kita tidak saling mengingatkan satu sama lain untuk melakukan vaksinasi, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta menghindari makan bersama dan kerumunan. Jadi, mari saling menjaga satu sama lain, ya! Oh iya, supaya lebih waspada, pastikan kamu terus mengikuti perkembangan kasus Covid-19 terbaru melalui JAKI! Unduh aplikasinya melalui Google Play Store atau Apple App Store


Tips

Bagikan :


Penulis

Syora Alya Eka Putri

Seorang content writer di Jakarta Smart City yang sedang menempuh pendidikan Magister Kebijakan Pembangunan Sosial di Universitas Indonesia.

Artikel Terkait

Lihat Data Ketersediaan Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di JAKI

17 Februari 2021

Melihat Dasbor Jadwal Mobil Vaksin Keliling dan Sentra Mini Vaksinasi

20 Agustus 2021

JSC Talks Vol. 08: Memahami Data Covid-19 di Jakarta

08 Agustus 2020

‘Flatten the Curve’: Apa Maksudnya dan Kenapa Perlu Dilakukan?

28 Maret 2020

Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Selama Pengetatan PPKM

30 Juni 2021